Dindukcapil Banyumas Laksanakan Aktivasi IKD Jemput Bola bagi ASN di Seluruh OPD
Dalam rangka mendukung percepatan transformasi digital pelayanan publik serta optimalisasi pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan aktivasi IKD bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan metode jemput bola ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan dan pemanfaatan IKD di kalangan ASN sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis digital. ASN diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus agen percepatan penggunaan IKD di tengah masyarakat.
Metode jemput bola dipilih sebagai strategi untuk memberikan kemudahan layanan kepada ASN tanpa harus meninggalkan tugas kedinasan. Tim Disdukcapil Kabupaten Banyumas secara langsung mendatangi masing-masing OPD sesuai jadwal yang telah ditetapkan guna melaksanakan proses aktivasi IKD secara cepat, aman, dan terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, ASN cukup membawa telepon genggam berbasis Android serta KTP elektronik. Petugas melakukan verifikasi data, pendampingan instalasi aplikasi Identitas Kependudukan Digital, serta aktivasi akun IKD secara langsung di lokasi OPD. ASN juga diberikan edukasi singkat mengenai manfaat IKD, keamanan data, serta penggunaannya dalam mendukung berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik.
Kegiatan aktivasi IKD melalui metode jemput bola ini mendapat respons positif dari ASN karena dinilai praktis, efisien, dan memudahkan. Diharapkan, dengan meningkatnya jumlah ASN yang telah mengaktifkan IKD, pemanfaatan identitas digital dapat semakin meluas dan menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Banyumas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional terkait digitalisasi administrasi kependudukan serta mewujudkan pelayanan publik yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.
.






Komentar